Kemarin-kemarin ada pada heboh tentang terpilihnya pasangan calon kandidat presiden dan wakil presiden untuk pilpres 2019 di Indonesia. Pada liputan 6 banyak sekali berita: Jokowi memilih Ma'ruf Amin sedangkan Prabowo menggandeng energi kawula muda Si Sandiaga Uno.
Bagi Roemoes tidak peduli Anda pilih kanan/kiri untuk pilpres 2019, yang jelas dan paling penting adalah bagaimana Indonesia tidak terpecah dan bisa BERTAHAN dalam mengatasi gejolak global yang ada sekarang ini (tentang perang tarif). Mau tidak mau peperangan itu akan mengena secara tidak langsung pada kita. Perang tarif ini tentunya menguntungkan negara, tapi belum tentu masyarakat: yang pasti kena harga yang lebih mahal.
Saya menulis post ini adalah untuk dibaca oleh mungkin para anggota DPR atau instansi pemerintah lain. Saya percaya bahwa dengan ilmu yang tepat SEGALA permasalahan akan bisa tuntas. Tidak ada masalah yang permanent yang ada hanyalah dinamika yang permanen.
Saya membuat beberapa ide kreatif gambar untuk menunjukan ide saya agar supaya Indonesia bisa lebih maju. Gambar ini saya edit dari aslinya di freepik, ini link aslinya: Designed by Bamdewanto / Freepik mungkin bagi Anda yang tertarik.
Bagi Roemoes tidak peduli Anda pilih kanan/kiri untuk pilpres 2019, yang jelas dan paling penting adalah bagaimana Indonesia tidak terpecah dan bisa BERTAHAN dalam mengatasi gejolak global yang ada sekarang ini (tentang perang tarif). Mau tidak mau peperangan itu akan mengena secara tidak langsung pada kita. Perang tarif ini tentunya menguntungkan negara, tapi belum tentu masyarakat: yang pasti kena harga yang lebih mahal.
Saya menulis post ini adalah untuk dibaca oleh mungkin para anggota DPR atau instansi pemerintah lain. Saya percaya bahwa dengan ilmu yang tepat SEGALA permasalahan akan bisa tuntas. Tidak ada masalah yang permanent yang ada hanyalah dinamika yang permanen.
Saya membuat beberapa ide kreatif gambar untuk menunjukan ide saya agar supaya Indonesia bisa lebih maju. Gambar ini saya edit dari aslinya di freepik, ini link aslinya: Designed by Bamdewanto / Freepik mungkin bagi Anda yang tertarik.
China ketika melawan jerman akan sangat sulit, jerman memiliki umur dan banyak sekali ilmuan lahir di Jerman sono pada awalnya. Dia (jerman) punya kapital ilmu apalagi pada bidang teknik, mereka tidak terkalahkan.
China melawan US ya repot. US sebagai pemenang PDII hampir menguasai segala harta dan dia menjadi penjual utama lho pada saat itu. Bayangkan saja banyak hartanya. Karena banyak harta, dia invest banyak sekali ke teknologi komputer dan akhirnya menjadi pemimpin pada bidang ini. Google, Apple & Microsoft adalah perusahaan yang berasal dari US. Tidak terkalahkan!
Sebenernya Roemoes ingin pasang bendera US sih, tapi mungkin paling pas jerman ya? Untuk menghadapi persaingan yang ketat pada akhirnya Cina memilih untuk bermain MASS PRODUCE untuk berbagai barang-barang kecil yang bisa dijual MURAH tapi banyak. China adalah negara dagang (niaga) dan diperkuat dengan slogan 'Made in China 2025' yang artinya mereka ingin menguasai semua produk, sesuai niche, di seluruh dunia.
Nah bagaimana Indonesia? Jujur kalau saya boleh bilang paling dekat adalah soal pariwisata dan bagaimana cara supaya untuk itu bisa maju? ya alokasikan seluruh SDM ke sana. Syarat pariwisata maju: masyarakat lebih sekuler (yang indonesia masih sulit, masih saja ada pemboman di sini), pinter bahasa inggris dan menjaga indahnya alam.
Contoh dilema Indonesia adalah banyuwangi. Pada Banyuwangi terdapat SDA emas kalau anda belum tahu, ada beberapa sumber yang mengatakan telah dibangun jalan aspal di tengah hutan untuk membuat pertambangan di sana. Tapi di sisi lain pemerintah juga mendayagunakan pariwisata. Hal ini sangat tidak mungkin dilakukan.
Indonesia terjebak untuk menjadi negara yang dieksploitasi tanpa mampu untuk menjadi pengolah utama di negaranya sendiri. Indonesia terjebak dalam birokrasi pada saat masyarakat mudanya demikian progresif dan kreati, baca sifat birokrasi.
Akhir-akhir ini saya juga baca novel RTW (release that witch), pada awalnya saya merasa bahwa SDM yang banyak itu merepotkan. Tapi bila Anda sudah baca novel itu: Anda akan sadar bahwa banyak populasi itu sebenernya bagus: mereka adalah sumber energi yang belum dieksploitasi secara maksimal. Indonesia berada pada nomor 4 di dunia untuk populasi, rugi bila tidak dimaksimalkan dengan membuka banyak investasi dan pabrikan di sini.
Anda coba deh baca novel itu, sangat menarik kok. Bagaimana reinkarnasi ke dunia baru dan membuat dunia dari titik 0. Cukup mencerahkan.
Kalau saya boleh bilang, dengan laut yang luas itu mengapa kok kita tidak membuat kolam apung dan kemudian mendirikan banyak sekali pabrik untuk membuat makanan kaleng dengan berbagai rasa yang bisa diekspor ke mana-mana? Banyak lho produk kelautan sebenernya. Indonesia seharusnya boleh untuk menjadi atlantis baru.
Mungkin para birokrat akan bilang: ah ngomong gampang lu prakteknya sulit. Kalau saya bilang: itu bias berpikir (baca ini lebih lanjut). Mungkin karena komunitas para birokrat - seluruhnya - berpikir tidak mungkin, maka itu menjadi bias pikiran yang sulit untuk diaspirasikan. Perlu yang muda yang tatag untuk menggantikan orang-orang lama.
Nah cukup sekian rant saya, semoga Indonesia benar-benar bisa menjadi kebanggaan. Toh soto madura juga tidak ada di negara lain hehe...





1 comments:
Tulis commentsAfter reading your article I was amazed. I know that you explain it very well. And I hope that other readers will also experience how I feel after reading your article. industri judi
Reply